Sunday, January 01, 2012
Bagi sebagian warga Stikosa-AWS, tahun 2011 jelas meninggalkan luka. Berapa banyak, saya nggak tau. Wong saya bukan orang yang jago bikin survey.Pertama, soal tanah yang dijual. Kedua, janji-janji tentang transparansi hasil jual tanah yang berujung di kebohongan dan kebohongan. Puncaknya, pelantikan Ketua Stikosa yang baru.
Sejak dulu saya selalu yakin, kampus ini yak ubahnya Indonesia kecil. Banyak kejadian buram di bumi pertiwi, juga terjadi di kampus yang sampai sekarang masih 'numpang' di kawasan Nginden Intan Timur ini.
Itu juga yang mungkin jadi alasan, Stikosa melahirkan banyak nama besar. Kalau bukan dengan perspektif jenjang karir yang linier dengan jurusan kuliah, juga nama-nama yang berdiri perkasa karena keyakinan dan cara-cara uniknya.
Kalau boleh berharap, tahun 2012, kampus ini bakal tumbuh jadi lebih baik. Tentu bukan semata simbol-simbol ragawinya. Tapi juga kearifan dan kecerdasannya. Semoga (kali ini saya sungguh-sungguh berdoa)
Ramuan Mujarab Tragedi dan Harapan di 2012
Diposting oleh jagung manis di 2:17 AM
Label: GALERI KARTUN
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

3 komentar:
Melawan tanpa sesal. Istilahmu lo kuwi..... :D
Kampus ajaib. Jualan dengan cara yg tak kalah ajaib. Penggunaan duit hasil jualan, lebih ajaib lagi. Wakakaka...
AWS kawah candradimuka wartawan Surabaya timur. Bakal berantakan kalo pengelolanya tak bermoral! Semoga tahun 2012 bs lebih baik. Seret ke penjara siapapun yg terbukti bersalah!
Post a Comment